Home / Ekonomi & Bisnis / Gerakan Asyikpreneur Bina Mentalitas Wirausaha di Kota Bekasi

Gerakan Asyikpreneur Bina Mentalitas Wirausaha di Kota Bekasi

Jakarta, Regional.id-Membangun mentalitas wirausaha memang tidak mudah. Gerakan kewirausahaan yang massif pun belum tentu dapat mengubah mentalitas pekerja menjadi mental wirausaha yang tangguh, tahan banting, dan mampu bersaing di pasar dalam waktu singkat. Namun, gerakan ini jika tidak dimulai sekarang, maka ketimpangan pembangunan akan semakin terasa ke depan.

Pesatnya pembangunan di Jawa Barat harus mampu mensejahterakan warganya. “Kesempatan ini jika tidak diambil dengan menyiapkan pemuda yang piawai berwirausaha, maka daya saing Jawa Barat sebagai salah satu Propinsi terbanyak penduduknya di Indonesia menjadi tidak ada gunanya, karena masyarakat banyak tidak menerima manfaat langsung dari pembangunan itu akan turun daya saing an daya belinya, agar hal tersebut tidak terjadi di Jawa Barat dan Koya Bekasi, maka Asyikpreneur Kota Bekasi, khususnya Kecamatan Margahayu dengan dukungan penuh berbagai kelurahan yang ada, mengadakan Training For Trainer Asyikpreneur untuk mendongkrak pertumbuhan wirausaha muda di Kota Bekasi khususnya dan Jawa Barat umumnya,” kata Direktur Asyikpreneur Bekasi Timur, Hendry.

Dalam kesempatan tersebut, Ujang Kurniawan, GM Asyikpreneur Kota Bekasi mengatakan bahwa event-event training ini terus akan bergulir.  “Tujuannya menggerakan pemuda Kota Bekasi untuk menjadikan Gerakan Asyikpreneur jadi model gerakan kewirausahaan yang sistematis, terencana dan terarah, sehingga kapasitas pengusaha muda juga akan terus dipantau dan dibekali dengan ilmu-ilmu kewirausahaan dan digital branding yang tepat sasaran, sehingga mereka bisa membangun pasar dengan baik dan bertemu dengan investor atau dibimbing untuk mendapatkan modal usaha,” katanya.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Nomor 3, H. Ahmad Syaikhu yang memberikan motivasi dan dorongan kepada calon-calon wirausaha muda yang tengah semangat mencari model dan modal usaha dengan bergabung ke Gerakan Asyikpreneur ini. “Di tengah pesatnya pembangunan di Jawa Barat, seperti Bandara Kertajati yang dibangun oleh Gubernur Aher, kita harus bisa mengisinya dengan menyediakan produk dan layanan dibutuhkan, kita harus berperan dalam penyediaan berbagai fasilitas tambahan, seperti catering, hotel, transportasi, porter, dan produk lokal juga harus banyak hadir di Bandara Internasional Jawa Barat tersebut, agar kesejahteraan masyarakat Jawa Barat dapat dirasakan langsung dan nyata oleh warga Jawa, jangan lagi lari ke orang asing dan masyarakat Jawa Barat hanya bisa jadi penonton dan buruh kasar di sana, saya tidak mau hal ini terjadi, maka Jawa Barat butuh banyak pengusaha muda seperti Anda sekalian untuk tampil dan mengisi peluang tersebut dengan baik, profesional, dan berdaya saing,” katanya dengan penuh semangat dan antusias.

Karena itu, ia menambahkan, Program Asyikpreneur ini didedikasikan oleh Pasangan Sudrajat-Syaikhu (ASYIK) Noor urut 3 di Pilkada Jawa Barat untuk menghadirkan program yang nyata dan gerakan membangun wirausaha muda yang riil dan berbasis gerakan masyarakat. “Ini membuktikan bahwa pasangan Asyik sangat konsen terhadap pengembangan wirausaha muda dan sudah dibuktikan dengan masifnya gerakan Asyikpreneur di Kota Bekasi khususnya dan Jawa Barat umumnya,” katanya.

Sedangkan sesi pelatihan diisi oleh Coach Faran Jaya, Ketua Umum Gerakan OK OCE dari DKI Jakarta. Coach Faran yang sudah melatih ribuan entrepreneur ini memprovokasi anak-anak muda di Bekasi untuk usaha dan jadi wirausaha. “Apakah Anda mau miskin terus dan tidak ada kontribusi hidup di Jawa Barat, ikut Asyikpreneur maka Anda akan jadi wirausaha hebat dan mudah mendapatkan jalur pengembangan bisnis, baik mentoring atau pun modal uang,” katanya sambil tersenyum.

Selain itu, ia menyampaikan salah satu kunci sukses pengusaha pemula adalah ketika keuntungan dari usahanya itu mulai terlihat. “Godaan awalnya ketika dapat untung, awas, untung diawal itu jebakan batman, jangan digunakan semua untuk konsumsi, gunakan sebagian besar untuk pengembangan usaha dan dana taktis ketika butuh ekspansi usaha,” katanya memberi tips bisnis.

About admin

Check Also

ITL Trisakti Gelar Ceramah Technology Disruption 4.0

Menginjak usia setahun terbitnya SK Kemendikti mengenai pendirian Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisaksi Jakarta ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *