Home / Ekonomi & Bisnis / Bank Mandiri Terapkan Praktik Terbaik dalam Keamanan Pembayaran di Visa Summit

Bank Mandiri Terapkan Praktik Terbaik dalam Keamanan Pembayaran di Visa Summit

Regional.id- Delapan bank terbesar di Asia Pasifik hadir sebagai peraih penghargaan “Visa Champion Security” di ajang Visa Asia Pacific Security Summit ke-14. Penghargaan ini menandai kepiawaian bank menjadi yang terdepan dalam pengelolaan risiko dan keamanan pembayaran.

Pemenang penghargaan “the Champion Security Awards” – Perwakilan dari Bank Mandiri Ibu Upik Trisda Leawaty, Retail Product Delivery & Fraud Group, Retail Risk Directorate bersama Ellen Richey, Vice Chairman and Chief Risk Officer Visa (kiri). Penganugerahan penghargaan ini sebagai apresiasi terhadap keberhasilan sejumlah bank terkemuka di Asia Pasifik menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan risiko dan keamanan pembayaran.

Pemenang penghargaan tersebut adalah:

  1. Australia/Selandia Baru : National Australia Bank Limited
  2. Greater China : National Credit Card Centre, Taiwan
  3. India & Asia Selatan : HDFC Bank Limited
  4. Jepang : Mitsubishi UFJ NICOS CO., Limited
  5. Korea Selatan : Lotte Card Company, Limited
  6. Asia Tenggara (2 penghargaan) : Krungthai Card Limited (Thailand)

Bank Mandiri (Indonesia)

  1. Terbaik di Asia Pasifik : United Overseas Bank (Singapura)

“Selamat kepada Bank Mandiri yang sekali lagi dinobatkan sebagai pemenang Visa Champion Security Award. Bank Mandiri telah secara konsisten menunjukkan kepiawaian dalam pengelolaan risiko sehingga menciptakan pembayaran yang aman bagi konsumen dan merchant di Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada bank yang telah menerapkan praktik terbaik internasional di setiap aspek guna memastikan keamanan transaksi elektronik,” ungkap Riko Abdurrahman, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia.

Bank-bank dengan tingkat pengelolaan risiko yang baik seperti ini akan mendapatkan kepercayaan lebih dari nasabahnya, sehingga nasabah akan lebih nyaman untuk bertransaksi melalui mereka. Selain itu, hal ini juga akan berimbas pada menurunnya biaya penyelesaian atas transaksi bermasalah.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, pihaknya menyambut baik  penghargaan yang telah diberikan kepada perseroan untuk kali ke-empat tersebut.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi, sekaligus motivasi bagi perseroan untuk terus berinovasi dalam mengadaptasi perkembangan dunia digital pada bisnis pembayaran dan dunia perbankan. Terkait hal itu, kami berkomitmen akan terus melakukan update knowledge dan tools untuk menghasilkan sistem pembayaran yang aman, cepat dan jangkauan yang luas hingga ke dunia internasional sesuai dengan berbagai kebutuhan nasabah,” kata Rohan Hafas.

Dengan semakin seringnya konsumen berbelanja dan membayar menggunakan perangkat terhubung, dan ditambah lagi dengan perdagangan yang semakin mengarah ke ranah digital, Visa meyakini pentingnya berinvestasi pada standar, teknologi, dan produk baru yang nantinya akan melengkapi institusi keuangan, merchant, pihak ketiga, dan konsumen dalam memerangi penipuan.

“Bertumbuhnya e-commerce dan mobile payment telah secara fundamental mengubah cara konsumen membeli barang/jasa. Secara perlahan, point of sale beralih dari gerai toko menjadi telepon genggam dan perangkat terhubung lainnya. Konsumen mencoba beragam pengalaman jual beli yang inovatif dan diperkenalkan dengan sistem pembayaran yang baru sehingga hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama di industri pembayaran untuk berfokus menjaga keamanan dan kepercayaan terhadap pembayaran elektronik,” tambah Riko.

Diadakan pada 16-17 Mei, ajang tahunan Visa Asia Pacific Security Summit menghadirkan para pakar terkemuka untuk mendiskusikan inovasi dan pengembangan terkini keamanan pembayaran. Dengan semakin populernya digital wallet dan mobile payment di seluruh dunia, lebih dari 630 peserta hadir untuk mendengarkan bagaimana perilaku membeli konsumen yang terus berevolusi berdampak terhadap masa depan  perdagangan dan pembayaran.

Para peserta juga mendiskusikan lanskap pembayaran yang berubah, pentingnya kolaborasi antara pemain lama dan para pendatang baru seiring lebih beragamnya layanan pembayaran yang tersedia bagi konsumen, serta dorongan pemerintah mewujudkan masyarakat non tunai. (kormen)

About admin

Check Also

BTN Sebut Posisi Likuiditas Sangat Kuat Dengan LDR Di Bawah 95%

REGIONAL.ID, Jakarta-PT  Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menyebut perseroan mencatatkan posisi likuiditas terkuat ditopang pertumbuhan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *