Bisnis Alih Daya Ternyata Masih Seksi

Bisnis alih daya nampaknya masih menggiurkan untuk digeluti. Buktinya, salah satu perusahaan yang bergerak di bisnis alih daya, PT Swakarya Insan Mandiri (SIM Group) menargetkan pendapatan hingga triliunan rupiah plus pertumbuhan laba mencapai puluhan persen di 2019.

Anta Ginting (berkemeja batik) di salah satu pusat layanan pelanggan SIM Group (istimewa)

Ya, SIM Group yang berdiri sejak 2007 dengan bisnis inti di bidang alih daya dan pusat layanan pelanggan (call center) memproyeksikan pendapatan mereka tahun 2019 ini bisa tembus Rp 1,9 triliun. Target ini menyesuaikan dengan performa perusahaan yang cukup meyakinkan di sepanjang 2018 lalu. “Kami menargetkan pendapatan di atas Rp 1,9 triliun, meningkat 28 persen dibandingkan dengan pendapatan tahun 2018, dengan laba bersih juga meningkat dibanding tahun sebelumnya,” ujar Direktur SIM Group Anta Ginting dalam acara Kick Off 2019 SIM Group, di awal Januari 2019 di Jakarta.

Berbagai strategi pun sudah dirancang SIM Group untuk meningkatkan pendapatan. Antara lain dengan menggelar Operational Excellence, memperkuat budaya Collaboration dan menciptakan serta merawat Culture yang baik. “Kami ingin menjadi perusahaan yang unggul dan sehat dalam bisnis alih daya dan call center, dengan menciptakan inovasi digital proses dan bisnis, perbaikan kapasitas SDM dan kolaborasi,” kata Anta.

Adapun saat ini, SIM Group beroperasi di lebih dari 100 kota di Indonesia, dengan melayani lebih dari 60 perusahaan besar dan mengelola lebih dari 22.000 karyawan alih daya dengan penempatan di seluruh Indonesia. “SIM Group senantiasa meningkatkan kemampuan dan kompetensi agar menjadi mitra strategis yang memberikan nilai tambah kepada konsumen,” tegas Anta.

About admin

Check Also

BTN OPTIMISTIS CETAK KREDIT BARU RP 6 TRILIUN DALAM IPEX 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *