Home / Ragam / ITL Trisakti Gelar Ceramah Technology Disruption 4.0
Kampus ITL Trisakti (istimewa)

ITL Trisakti Gelar Ceramah Technology Disruption 4.0

Menginjak usia setahun terbitnya SK Kemendikti mengenai pendirian Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisaksi Jakarta pada 7 Februari 2018, kampus yang dipimpin oleh Rektor Tjuk Sukardiman itu berencana menggelar Ceramah Pengaruh Technology Disruption 4.0 dan Sosialisasi Transformation Leadership & Management (TLM)-97531 ITL Trisakti. Institusi yang berlokasi di Jl. IPN Kebon Nanas No.2, Jatinegara, Jakarta Timur itu berencana menggelar seminar pada besok hari, Selasa (19/2) di kampusnya dari pukul 9 pagi hingga 6 sore. “Berdasarkan Instruksi Rektor No. 004/XLIX.02/ITL/2019 tentang Rapat Paripurna Dosen ITL Trisakti Kesiapan Kegiatan Akademik Semester Genap TA 2018/2019 pada tanggal 19 Februari 2019 ITL Trisakti akan menyelenggarakan Rapat Paripurna Dosen,” urai Tjuk Sukardiman dalam keterangan yang diterima redaksi Regional.id hari ini (18/2).

Kampus ITL Trisakti (istimewa)

Adapun acara besok yang digelar mencakup Kuliah Umum tentang Disrupsi Teknologi 4.0 terhadap Penyelenggaraan Sektor Transportasi dan Logistik serta Dampaknya terhadap Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi oleh Ir. Tjahyadi Lukiman, Sosialisasi tentang Pedoman Pembelajaran dan Pelatihan TLM sebagai Persiapan dan Kesiapan KPI, oleh Koordinator Dosen-dosen Penyusun Artikel TLM, dan terakhir Kuliah Umum tentang Strategi Perguruan Tinggi Swasta dalam melaksanakan kegiatan Akademik yang serasi dengan tantangan dan peluang dampak dari era disrupsi teknologi 4.0 case study ITL Trisakti dengan Benchmarking dengan Binus oleh Dr. Engkos Kuncoro

Tjuk menerangkan pihaknya sangat serius dalam menerapkan TLM 97531 di kampusnya. “Tujuannya agar ITL Trisakti bertransformasi menjadi world class research based and center of excellence untuk program studi transportasi dan logistic dengan metode pembelajaran digital yang bereputasi global guna melayani generasi milenial,” papar Tjuk.

Untuk mencapai tujuan itu sejak tahun lalu pihaknya sudah membentuk 10 tim yang masing-masing-masingnya beranggotakan 9 orang dosen. Masing-masing tim ini bertugas untuk menyusun sebuah buku yang berbeda-beda bidangnya mengenai referensi pedoman pembelajaran dan pelatihan TLM 97531. “Jadi output-nya ya sebuah buku jadi direktorat P3M ITL menerima 10 buku ajar TLM ITLT 97531 tersebut,” urai Tjuk.

Saat ini sejumlah buku ada yang sudah siap terbit dan sebagian lagi masih dalam tahap penyusunan. Tim penyusun sendiri menulis buku tersebut dengan masukan dari tim coordinator yang didukung oleh ahli kepemimpinan strategi dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) dan Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (PEPABRI). “Nanti dari hasil pembahasan bersama itu akan diterbitkan satu buku lagi yakni Buku Pedoman Pembelajaran dan Pelatihan TLM ITLT 97531. Total aka nada 11 buku TLM ITLT yang Insya Allah semuanya akan diluncurkan pada Dies Natalis ITL Trisakti pada 1 April 2019 yang akan datang,” jelas Tjuk.

Sebelumnya ITL Trisakti sendiri telah menerbitkan beberapa buku yang telah diluncurkan pada Dies Natalis 2018. Buku buku tersebut yakni 4 buku Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) tentang Agama, Pancasila, Bahasa Indonesia, serta Kewarganegaraan. “Keempat buku tersebut telah dicondenst  menjadi buku ke-5 yakni Buku Wawasan Kebangsaan NKRI dan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara,” terang Tjuk.

Dan jauh sebelum disusunnya buku tersebut, ketika ITL Trisakti masih berbentuk Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi Trisakti telah menyusun 1 ( satu ) buku yang baku yakni Value STMT Trisakti. “Jadi modal untuk membangun dan membentuk SDM unggul berwawasan kebangsaan berkarakter Pancasila dengan kompetensi transformasional bereputasi Global akan dan telah diterbitkan 17 buku ajar yang lengkap dan komprehensif sistematis terukur secara dinamis,” tegas Tjuk.

 

Eddy Dwinanto Iskandar

About admin

Check Also

Waves Token Resmi Diperdagangkan di Tokocrypto

Tokocrypto, pedagang aset kripto teregulasi di Indonesia resmi memperdagangkan token Waves (WAVES).  “Kami menyadari bahwa ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *