Home / Ragam / Ambisi ITL Trisakti Jadi Pendidikan Tinggi Berkelas Global

Ambisi ITL Trisakti Jadi Pendidikan Tinggi Berkelas Global

Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti Jakarta memancangkan tekad untuk menjadi research based university berkelas global. Jalan panjang pun sudah ditempuh perguruan tinggi yang berlokasi di Jalan IPN Kebon Nanas, Jakarta Timur ini. Cikal bakal ITL Trisakti sendiri berawal dari tahun 1970 dengan pendirian Akademi Angkutan Udara Niaga (AAUN) yang kemudian berubah menjadi Sekolah Tinggi Managemen Transportasi  di tahun 1986. Hingga akhirnya pada tahun lalu tepatnya 7 Februari 2018 Kemendikti mengesahkan perubahan bentuk menjadi ITL melalui SK Menristek Dikti Nomor : 176/KPT/I/2018.

 

Setelah setahun bertransformasi menjadi ITL Trisakti kampus yang dipimpin oleh Rektor Tjuk Sukardiman ini memiliki ambisi untuk menjadi kampus kelas dunia dalam bidang transportasi dengan metode pembelajaran digital yang bereputasi global guna melayani generasi milenial. Tjuk mengaku tugas ini tidak mudah. Karenanya harus dilakukan oleh sumber daya manusia yang transformasional. “Dengan demikian bahwa civitas akademika ITL Trisakti itu harus transformasional,” jelasnya dalam keterangan yang diterima redaksi Regional.id hari ini (19/02).

Untuk mencapai tujuan itu Tjuk menggariskan untuk merancang pedoman pembelajaran dan pelatihan transformasional leadership dan management bagi para dosen dan karyawan serta dalam wujud perkuliahan bagi mahasiswa. Strategi ini dimaksudkan dengan tujuan untuk membangun dan membentuk SDM unggul dan berwawasan kebangsaan, berkarakter Pancasila berkompetensi pada kelas dunia bisa terwujud. “Orientasi Pendidikan Tinggi harus memegang teguh pada Tridharma Pendidikan Tinggi yakni pendidikan atu pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat,” tegas Tjuk. .

Untuk menuju pada Tri Dharma Pendidikan Tinggi, menurut Tjuk, ITL Trisakti memiliki 5 (lima) langkah strategis yakni di antaranya selalu mendasarkan pada fakta fakta yang diolah menjadi data, agar mampu memperoleh fenomena atau gejala-gejala yang benar dan akurat.

Adapun untuk menuju ke lima langkah strategis ini maka pimpinan dan staf di lingkungan ITL Trisakti ini dibekali dengan 7 kebijakan utama yaitu di antaranya, membangun dan meningkatkan terus institusi lengkap dengan prasarana dan sarana serta SDM, dan mempertahankan dan meningkatkan terus akreditasi program studi yang ada.

Terakhir menurut Tjuk, berbagai komponen di atas harus ditunjang 9 modal utama antara lain niat baik, berkomitmen kuat, cepat merespon dan mengambil tindakan atau aksi, peduli, jujur, ikut ambil bagian (peran), kreatif/inovatif) dan produktif.  “Saya kira dengan modal ini diharapkan bahwa misi Transformational Leadership and Management ITL Trisakti bisa diwujudkan,” ungkap Tjuk.

Eddy Dwinanto Iskandar

 

About admin

Check Also

ITL Trisakti Gencar Mendidik Mahasiswa Berpikir Inovatif dan Transformasional

Innovate or die. Mantra bisnis yang dipopulerkan oleh guru manajemen modern Peter Drucker itu memang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *