Home / Ragam / ITL Trisakti Tingkatkan Tata Kelola Demi Menjadi World Class University

ITL Trisakti Tingkatkan Tata Kelola Demi Menjadi World Class University

Manajemen mutu merupakan aspek penting dalam setiap organisasi yang ingin bertahan dan berkelanjutan. Karena itu Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti menggelar Workshop Terbatas bertajuk Tata Kelola Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi & Prodi dan Karir Dosen di kampusnya Jalan IPN Kebon Nanas Jakarta Timur, pada 5 April 2019. Acara tersebut menghadirkan pemateri M. Samsuri, sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Jakarta.

M. Samsuri tengah memberi pemaparan di ITL Trisakti.

 

Dalam sambutannya, Rektor ITL Trisakti Tjuk Sukardiman memaparkan, ITL Trisakti bertujuan menjadi world class university. Karena itu syarat utama yang harus dipenuhi adalah tata kelola organisasinya. “Salah satunya adalah career path dosen harus jelas. Untuk itu kita hari ini mengundang Bapak M. Samsuri, sekretaris LLDIKTI Wilayah III Jakarta dengan tujuan memberi pemaparan sejelasnya dalam Tata Kelola Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi & Prodi dan Karir Dosen,” ujar Tjuk dalam sambutannya.

Adapun M. Samsuri menyebutkan, sekarang tidak ada lagi dikotomi antara perguruan tinggi negeri (PTN) dengan swasta (PTS). LLDIKTI mendorong tata kelola agar semua perguruan tinggi menjadi unggul. “Jadi ada 3 poin penting yang harus dikelola. Pertama, pangkalan data PT harus rapi tertib dan benar karena ini amanat UU No. 12 tahun 2012 diperkuat Permenristekdikti No. 61 tahun 2016. Kedua kita mendorong yang harus berjalan di ITL Trisakti adalah sistem penjaminan mutu internal rujukan Permenristekdikti No. 50 tahun 2018 tentang standard nasional perguruan tinggi. Ketiga dipersiapkan dengan baik sistem penjaminan mutu eksternal yakni akreditasi,” papar Samsuri.

Samsuri menekankan, poin pentingnya adalah pada tata kelola perguruan tinggi (PT) dan program studi (prodi). PT dan prodi menjadi qualified jika disupport oleh dosen. “Karena itu dosennya harus memiliki kualifikasi dan kompetensi yang baik. Dalam rangka mendorong kompetensi dosen, pemerintah sudah memberi ruang berupa jenjang jabatan akademik. Supaya dosen-dosen di sini memiliki jabatan akademik yang tidak berhenti pada jenjang-jenjang tertentu,” papar Samsuri.

Karena itu LLDIKTI mendorong dosen untuk terus meningkatkan kompetensinya. Salah satunya mendorong dosen yang sudah bergelar S-3 agar terus menjadi professor. Lalu yang paling pokok saat ini adalah dosen melaksanakan tridarma perguruan tinggi, pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat. “Penelitian ini yang penting dosen harus rajin mempublikasikan karya ilmiah. Semakin rajin mempublikasikan maka semakin terasah keilmuannya. Jadi kita ingin mendorong PT dan prodi memiliki mutu yang baik dilengkapi dosen yang memiliki kualifikasi dan kompetensi yang baik yang ditunjukkan dengan jenjang jabatan akademis,” jelas Samsuri.

Adapun Tjuk Sukardiman menerangkan, bimbingan dan penjelasan Samsuri sangat bermanfaat bagi ITL Trisakti terkait tata kelola PT yang baik, prodi yang dituntut terakreditasi lebih baik dan jabatan akademik dosen. “Ketiga hal itu yang jadi persyaratan utama dalam rangka ITL Trisakti menjadi world class institute,” ujar Tjuk.

Selanjutnya ITL Trisakti menetapkan agar semakin banyak dosennya yang menjadi professor. Karena prinsipnya semakin banyak guru besar di sebuah PT maka predikatnya dan reputasi akan semakin baik. “Persyaratan juga terkait antara reputasi institusi, tata kelola yang baik, lalu prodi terakreditasi dan persyaratan jumlah dosen yang memiliki jabatan akademik tertinggi itu syarat utama agar akreditasinya  dianggap unggul. Jadi kalau unggul kita akan lebih mudah menjadi world class institute of transportation technology,” tegas Tjuk

Eddy Dwinanto Iskandar

 

About admin

Check Also

Rubbermaid Shaker Bottle

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *