Home / Pariwisata / STP Trisakti Luluskan 651 Mahasiswa
Suasana Acara Wisuda STP Trisakti

STP Trisakti Luluskan 651 Mahasiswa

Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti meluluskan 651 mahasiswa dalam acara Wisuda Program Studi Pasca Sarjana, Sarjana,  Sarjana Terapan dan Diploma yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Jakarta, hari ini (5/10). Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti Fetty Asmaniati menerangkan, 85-90% lulusan STP Trisakti sudah bekerja, bahkan lebih dari 50%-nya sudah dikontrak perusahaan sebelum mereka lulus. “Tuntutan bagi institusi pendidikan yakni menyiapkan SDM yang siap bekerja, tepat guna, dan sesuai dengan kebutuhan industry. Termasuk SDM kreatif dan inovatif yang mampu berusaha sendiri dan membuka lapangan-lapangan pekerjaan baru,” ujar Fetty kepada media.

Ketua STP Trisakti Fetty Asmaniati (tengah) sedang mewisuda salah satu wisudawati STP Trisakti di JCC, hari ini (5/10)

Menurut Fetty hal tersebut dapat diwujudkan dengan bantuan dari berbagai pihak, khususnya para mitra industry dan pemerintah. Berbagai pihak tersebut dapat menyediakan tempat praktik kerja di perusahaan,  Beasiswa Unggulan Kemendikbud, hingga berbagai desa wisata binaan yang menjadi tempat kuliah kerja nyata (KKN) bagi mahasiswa. Fetty melanjutkan, salah satu poin unggulan yang yang diusung STP Trisakti dalam mendidik mahasiswanya ialah membangun kedisplinan, attitude, serta mentalitas dalam bekerja di sector pariwisata dalam menunjang skill yang diajarkan. “Hasilnya, dari sector industry yang bermitra mengakui adanya perbedaan output yang lebih baik bagi para pekerjanya,” jelas Fetty.

Suasana Acara Wisuda STP Trisakti

Sementara itu Fenny, salah satu wisudawati terbaik Sarjana Terapan jurusan Perhotelan STP Trisakti mengakui pendidikan di STP Trisakti yang menerapkan aspek disiplin, attitude, serta mentalitas bekerja terbukti sangat bermanfaat baginya. Hasilnya Fenny yang hari ini diwisuda sudah bekerja di JW Marriot Hotels, bahkan sebelum dirinya lulus kuliah. “Saat kuliah di STP Trisakti kita sudah dididik untuk beradaptasi dengan etos dunia kerja di industry pariwisata, yakni berhubungan langsung dengan tamu atau sebagai frontliner sehingga sejak awal kita sudah dididik mentalitasnya. Karena di perhotelan jam kerjanya tidak biasa, dan bidang jasa memang lebih melelahkan, sehingga di sini kami lebih diarahkan membangun softskill, disiplin serta memiliki mentalitas yang baik,” papar Fenny.

Fenny, Sarjana Terapan jurusan Perhotelan STP Trisakti yang telah bekerja di JW Marriot Hotels bahkan sebelum dirinya lulus kuliah.

Adapun RMW Agie Pradipta, Head of Student Affairs Division STP Trisakti menyebutkan di kampusnya, mahasiswa tidak hanya disiapkan dari sisi intelektualitas, namun sekaligus aspek emosional dan spiritual. “Karena factor intelektualitas menyumbang 30% dalam kesuksesan seseorang, 70%-nya karena kecerdasan emosional dan spiritual,” ujar Agie.

Untuk mengasah mahasiswa secara emosional dan spiritual STP Trisakti sendiri memiliki barisan Unit Kegiatan Mahasiswa yang prestasinya tidak bisa dipandang remeh karena sudah memenangkan kontes hingga pentas global. Di antaranya UKM Paduan Suara STP Trisakti yang kerap memenangkan lomba paduan suara di Eropa. “Unit kegiatan paduan suara STP Trisakti sudah empat kali juara di Benua Eropa. Tahun depan kami akan ikut serta dalam turnamen di Perancis dan kami yakin akan membawa hasil gemilang kembali,” ujar Agie.

Selain UKM, STP Trisakti juga memiliki unit kegiatan kokurikuler yakni Trisakti Food Team, Trisakti Pastry Club, Trisakti Coffee Society, Trisakti Research Club, Trisakti Language Club, Trisakti Travelling Club, dan Trisakti Entrepreneur Club. “Bedanya dengan UKM, ketujuh klub kokurikuler ini inline dengan kurikulum STP Trisakti, artinya bidangnya terdapat dalam mata kuliah STP Trisakti,” jelas Agie.

Prestasi yang telah ditorehkan klub-klub ini pun sama gemilangnya dengan UKM STP Trisakti. Trisakti Food Team contohnya, telah menjuarai telah menjuarai kompetisi kuliner di mancanegara. Di antaranya lomba bergengsi Chef Ultimate 2019 di Thailand lomba masak Food Hotel Indonesia. . “ Kami yakin kecerdasan emosional akan membuat orang mampu berinovasi dan berkreasi. Dengan demikian kami yakin lulusan kami akan mampu menjadi lulusan yang beradaptasi menghadapi industry 4.0,” pungkas Agie.

 

Eddy Dwinanto Iskandar

@bungiskandar

 

About admin

Check Also

Pengamat Militer dan Pertahanan ini Dukung Jenderal Tippe Jadi Menhan

Jakarta, regional.id-Semakin dekatnya jelang pelantikan Presiden terpilih Jokowi-Amin, semakin banyak pula prediksi dan harapan-harapan publik ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *