Home / Uncategorized / Lion Air Ternyata Terlibat Dalam Misi ke Wuhan
Pesawat Airbus 330-300CEO (18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi). registrasi PK-LDY Batik Air “misi kemanusiaan” berada di Batam dalam setelah mendarat dari Wuhan. (ist)

Lion Air Ternyata Terlibat Dalam Misi ke Wuhan

Amukan virus corona yang berawal dari Wuhan, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), memang tidak bisa dianggap sepele. Ribuan orang telah terinfeksi dengan jumlah korban jiwa yang juga tidak sedikit. Indonesia pun turut terdampak karena terdapat warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Wuhan, yang diketahui sebagai pusat epidemik virus corona. Karena itu pemulangan WNI tersebut menjadi perhatian pemerintah Indonesia. Dalam memulangkan WNI dari Wuhan ke Batam untuk kemudian memasuki pusat karantina di Natuna, rupanya Lion Air dilibatkan dalam misi kemanusiaan tersebut.

Pesawat Airbus 330-300CEO (18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi). registrasi PK-LDY Batik Air “misi kemanusiaan” berada di Batam  setelah mendarat dari Wuhan. (ist)

Dalam keterangannya, Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan bahwa pesawat Batik Air, salah satu merek Lion Air,  dengan layanan penerbangan bernomor ID-8619 telah menjalani misi kemanusiaan dengan rute Bandar Udara Internasional Tianhe Wuhan di Distrik Huangpi, 26 kilometer utara dari pusat kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (WUH) dengan tujuan Indonesia melalui Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (BTH). “Layanan penerbangan tersebut sudah dioperasikan sesuai prosedur,” ujar Danang dalam keterangannya yang dikirimkan ke Regional.id pada 2 Februari lalu.

Batik Air IID-8619 menggunakan Airbus 330-300CEO registrasi PK-LDY berangkat pada 04.30 waktu setempat (Time in Wuhan, Hubei, China Standard Time, GMT+ 08) dan sudah mendarat normal di Batam pukul 08.30 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07). Airbus 330-300CEO yang memuat 18 kursi kelas bisnis dan 374 kursi kelas ekonomi dengan registrasi PK-LDY Batik Air tetap mengedepankan faktor keamanan dan keselamatan penerbangan dalam misi tersebut. “Total Pesawat ini menerbangkan 19 awak pesawat dan 270 tamu (Warga Negara Indonesia),” jelas Danang.

Adapun pelaksanaan penerbangan berpedoman kepada prinsip-prinsip dan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan dalam memastikan pengamanan awak pesawat, tim medis, tamu atau penumpang dan lainnya. Dalam tindakan pencegahan virus dimaksud pada operasional penerbangan, Batik Air menerapkan rekomendasi dengan menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku serta menyediakan dan menggunakan masker dan alat pelindung diri (APD), sarung tangan (hand gloves) dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi serta preventif.

Semua awak pesawat yang bertugas dalam “misi kemanusiaan” mengikuti protokol kesehatan termasuk karantina sebagaimana yang sudah ditentukan dalam tindakan atau penanganan virus corona. Berdasarkan SOP, selanjutnya pesawat Airbus 330-300CEO akan menjalani pembersihan, sterilisasi, penyemprotan, penggantian saringan udara kabin dan perawatan berkala selama beberapa hari.

Batik Air berupaya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan. Batik Air menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan regulator dan standar prosedur operasi perusahaan serta ketentuan internasional. “Batik Air dalam hal ini bertujuan mendukung program kemanusiaan dan negara. Oleh karena itu, Batik Air menyampaikan terima kasih atas penunjukan dan kepercayaan pemerintah yang telah diberikan kepada Batik Air guna mewujudkan misi tersebut,” urai Danang.

Batik Air turut mengucapkan terima kasih serta menempatkan apresiasi tinggi atas kesiapan serta profesional dalam bekerja dari awak pesawat, petugas layanan darat (ground handling), termasuk dukungan penuh pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, mitra dan berbagai pihak yang terlibat.  “Sehingga operasional penerbangan bernomor ID-8619 misi kemanusiaan berjalan lancar,” tegas Danang.

Eddy Dwinanto Iskandar

Twitter @bungiskandar

About admin

Check Also

Jaga Ketahanan Pangan dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Reitech Diversifikasi Agro Ekspansi Lahan Jagung 2500 Hektar

Subang, regional.id-Demi menjaga ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi nasional serta menggeliatkan perekonomian rakyat kecil, khususnya ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *