Home / Covid-19 / Kurang dari Sepekan Rencana Penerbangan Khusus Lion Air Kandas
Pesawat Airbus 330-300CEO (18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi). registrasi PK-LDY Batik Air “misi kemanusiaan” berada di Batam dalam setelah mendarat dari Wuhan. (ist)

Kurang dari Sepekan Rencana Penerbangan Khusus Lion Air Kandas

Pada 28 April 2020  silam Lion Air mengumumkan rencana penerbangan berizin khusus yang memungkinkan pebisnis, yang bukan untuk tujuan mudik, dapat terbang ke berbagai daerah mulai 3 Mei 2020. Meski demikian, kemarin, tepatnya tanggal 2 Mei 2020 pukul 19.31 WIB, Lion Air melalui siaran persnya mengumumkan pembatalan rencana tersebut. Seperti yang disampaikan oleh Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, penerbangan Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air(kode penerbangan IW), dan Batik Air (kode penerbangan ID) menginformasikan perkembangan terbaru sehubungan rencana layanan operasional dengan perizinan khusus (exemption flight) pada rute domestik yang semula akan dijadwalkan mulai hari ini, Minggu (03/ 05), akan mengalami penyesuaian. “Penyesuaian yang dimaksud yakni penundaan operasional exemption flight Lion Air Group hingga pemberitahuan selanjutnya (until further notice/ UFN). Penundaan terjadi karena dibutuhkan persiapan-persiapan yang lebih komprehensif, agar maksud dan tujuan pelaksanaan penerbangan tersebut tetap berjalan sesuai ketentuan berlaku serta memenuhi unsur-unsur keamanan dan keselamatan penerbangan, termasuk tidak menyebabkan penyebaran corona virus disease (Covid-19),” papar Danang dalam siaran persnya kepada Regional.id (02/05).

Pesawat Batik Air Airbus 330-300CEO berada di Batam setelah mendarat dari Wuhan usai menjalankan misi pemulangan WNI beberapa waktu lalu. (ist)

Lebih lanjut Danang menyampaikan Lion Air Group secara menyeluruh selalu berkoordinasi bersama regulator serta berbagai pihak terkait. “Dengan harapan apabila penerbangan akan dilaksanakan dapat beroperasi lancar, sehingga bisa memenuhi kebutuhan transportasi udara sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama masa angkutan udara Idul Fitri periode 1441 Hijriah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19,
” jelasnya.

Atas pembatalan tersebut Lion Air Group menyampaikan permohonan maaf. Adapun kepada penumpang yang sudah membeli tiket dapat melakukan proses pengembalian melalui Kantor Penjualan Tiket Lion Air Group di seluruh kota di Indonesia, melalui layanan kontak pelanggan 021-6379 8000 dan saluran pembelian lainnya tempat calon penumpang membeli tiket.

Eddy Dwinanto Iskandar
IG dan Twitter @bungiskandar

About admin

Check Also

BTN: Stimulus Sektor Property Dukung Peningkatan PDB Indonesia

REGIONAL.ID, Jakarta-Menapaki tiga bulan terakhir menuju penghujung tahun 2020, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *