Home / Ekonomi & Bisnis / PT Merck Tbk Lakukan Divestasi Segmen Usaha Consumer Health

PT Merck Tbk Lakukan Divestasi Segmen Usaha Consumer Health


Regional.id–Perusahaan sains dan teknologi terkemuka, dalam bisnis healthcare Merck, menyampaikan paparannya seputar pencapaian di sepanjang tahun 2017. Dimana Perseroan mencetak berbagai tonggak sejarah baru yang menunjukkan fokus baru untuk meraih tujuan yang lebih tinggi. Hari ini, Senin (25/6/2018) PT Merck Tbk juga mendapat persetujuan Transaksi Material dari Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa mengenai rencana pengalihan segmen usaha Consumer Health oleh Perseroan.

Dr Martin Feulner, Presiden Direktur PT Merck Tbk menyebutkan, sepanjang tahun 2017, Kinerja keuangan Merck menunjukkan hasil positif yang terus berlanjut dan profit yang terus tumbuh di tengah bergejolaknya kondisi ekonomi. PT Merck Tbk terus melanjutkan pertumbuhan, mengembangkan seluruh sumber daya dan memperluas pasar di dalam dan di luar negeri, mengembangkan bisnis utama, meningkatkan kapasitas produksi, menyesuaikan dan mengoptimalkan produksi dan operasional berdasarkan permintaan pasar.”

Selain adanya peningkatan pasar ekspor, sepanjang tahun 2017 Merck juga berhasil mencatat laba bruto sebesar Rp 588 miliar, meningkat 8% dibandingkan tahun 2016. Penjualan Merck juga naik 12%, dari Rp 1,03 triliun di tahun 2016 menjadi Rp1,157 triliun di tahun 2017. Sementara itu, total aset Perseroan mencapai Rp847 miliar, meningkat 14% dari Rp744 miliar pada 2016.

Penjualan segmen usaha obat resep (Biopharma) Merck tumbuh 14% di saat pasar hanya tumbuh 5,3%. Pertumbuhan ini telah memungkinkan Biopharma berkontribusi hingga 43% terhadap penjualan Perseroan di 2017. Sementara segmen usaha obat bebas (Consumer Health) Merck berhasil tumbuh 6,9% di tengah pasar yang sedang menghadapi berbagai tantangan dan berkontribusi hingga 48% terhadap penjualan Perseroan.

Peningkatan pertumbuhan Merck dapat dilihat dari pertumbuhan pasar ekspor di 2017 yang mencetak perkembangan mengejutkan dengan berkontribusi hingga 47% dari total volume penjualan, sedangkan 53% didominasi pasar lokal. Perubahan ini cukup signifikan dari tahun sebelumnya, dengan komposisi ekspor 37% dan lokal 63%. “Kami menyambut gembira tren positif ini, yang menunjukkan adanya peluang nyata bagi Perseroan untuk memperluas pasar kami di luar kawasan Asia Tenggara,” jelas Dr Martin Feulner.

Segmen Usaha Biopharma
Biopharma berhasil meraih pertumbuhan dua digit dan tumbuh di atas pasar selama lima tahun terakhir. Di akhir 2017, Divisi Biopharma mampu bertahan mengungguli pasar bertahun-tahun. Selain itu, Merck juga terus melanjutkan pendekatan Public Private Partnership guna meningkatkan kesadaran masyarakat, pasien dan praktisi kesehatan terhadap berbagai penyakit. Upaya proaktif ini berhasil meningkatkan penjualan secara signifikan untuk produk variasi obat diabetes dan fertilitas. Keikutsertaan dalam program JKN menyumbang 21% dari total penjualan Biopharma, meningkat dari 20% di 2016 karena penetrasi produk kardiovaskular dan tiroid yang lebih baik.

Operasional Pabrik
Pada tahun 2017, divisi pabrik Merck berhasil mempertahankan tingkat kecelakaan kerja nol (zero accident level) dan mencapai rekor 99,4% untuk skor kepuasan pelanggan. Sebanyak 741 juta tablet dan kapsul diproduksi pada 2017. Jumlah tersebut melampaui target Perseroan, yang ditetapkan sebesar 735 juta, dimana sebagian besar produksi untuk 2017 dilakukan di 2016 untuk kompensasi produksi yang lebih rendah di dua bulan pertama 2017 akibat renovasi pabrik. Sementara itu, komposisi produk tetap sama seperti tahun lalu, yang terdiri dari 70% produk padat dan 30% produk cair dan semi padat. Divisi Plant Perseroan mendorong efisiensi lebih melalui rangkaian proyek renovasi yang memperbaiki proses pemeliharaan teknik dan pabrik, seraya memastikan tingkat efisiensi produksi yang lebih tinggi. Pada 2017, Merck berinvestasi hingga €5,8 juta atau Rp 95 miliar pada 2017 untuk renovasi dan pemasangan mesin. Fase ketiga dari tahapan renovasi Merck telah rampung pada 2017. Mesin baru seperti HVAC, fluid bed granulators, high shear mixers, film coating dan mesin tablet press telah dipasang sesuai rencana. Pabrik yang baru direnovasi ini beroperasi di kuartal pertama 2018 dan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi tablet dan kapsul hingga 55%, dan juga memenuhi kebutuhan pasar ekspor baru Merck di Timur Tengah dan negara-negara Afrika.

Segmen Usaha Consumer Health
Selama 2017, produk-produk Merck yang dapat dijual bebas, seperti Neurobion, Sangobion, dan Illiadin berhasil mempertahankan posisi terbaik Perseroan di industri kesehatan Indonesia. Di tahun 2017, Merck meluncurkan produk Sangobion Femine Menstrupain, produk herbal bagi wanita untuk mengurangi gejala nyeri terkait menstruasi. Selain itu, divisi ini juga melanjutkan upaya menciptakan kesadaran sehat dengan edukasi publik melalui kampanye “Indonesia Bebas Anemia” dan “Lawan Neuropati”.

Divestasi Segmen Usaha Consumer Health
Pada 19 April 2018, Merck KGaA sebagai pemegang saham pengendali final dari pemegang saham mayoritas PT Merck Tbk, telah berkomitmen untuk menjual segmen usaha Consumer Health secara global kepada Procter & Gamble (P&G), termasuk di Indonesia.

“Perseroan memastikan bahwa seluruh proses transaksi segmen usaha Consumer Health dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, untuk melindungi kepentingan para pemegang saham dan karyawan. Kami yakin akan dapat menyesuaikan diri dengan fokus baru, sekaligus menjaga prioritas pertumbuhan bisnis dan terus berkomitmen menyediakan produk farmasi yang inovatif dan berkualitas untuk meningkatkan serta memperbaiki kehidupan di Indonesia, ujar Dr. Martin Feulner.

Pemegang Saham PT Merck Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham pada Senin (25/6/2018) juga menyetujui Transaksi Material mengenai pengalihan segmen usaha Consumer Health kepada P&G dengan nilai transaksi sebesar 1,38 triliun rupiah, tidak termasuk tidak termasuk Piutang Usaha (Account Receivables), Utang Usaha (Account Payables) serta aset dan kewajiban tertentu lainnya terkait segmen usaha CH.

PT Merck Tbk tetap menjalankan segmen usaha Consumer Health seperti biasa hingga proses transaksi selesai yang ditargetkan rampung pada kuartal ke empat tahun 2018. Setelah Rencana Transaksi dilakukan, dengan fasilitas produksi yang masih dimiliki oleh Merck, Perseroan akan memfokuskan kegiatan usahanya pada operasi dan pengembangan segmen usaha Biopharma dan segmen usaha lainnya.

Merck adalah perusahaan sains dan teknologi dalam sektor kesehatan, life science, dan performance materials. Sebanyak 53.000 karyawan bekerja untuk mengembangkan teknologi yang dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas kehidupan – dari terapi biofarma untuk pengobatan kanker atau multiple sclerosis, sistem mutakhir untuk riset dan produksi ilmiah, hingga kristal cair untuk smartphone dan televisi LCD. Pada tahun 2017, Merck menghasilkan penjualan sebesar 15,3 miliar euro di 66 negara.Berdiri pada tahun 1668, Merck merupakan perusahaan kimia dan farmasi tertua di dunia. Keluarga pendiri masih merupakan pemilik mayoritas dari grup perusahaan publik. Merck, Darmstadt, Jerman, memiliki hak secara global terhadap nama dan merek perusahaan. Pengecualian hanya di Amerika Serikat dan Kanada, dimana perusahaan beroperasi atas nama EMD Serono, EMD Milipore, dan EMD Performance Materials.

Di Indonesia, PT Merck Tbk didirikan pada 14 Oktober 1970. Bertransformasi menjadi perusahaan publik pada tahun 1981, dan merupakan salah satu perusahaan pertama yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Mayoritas saham dimiliki oleh Grup Merck yang berkantor pusat di Darmstadt, Jerman. (kormen)

About admin

Check Also

BTN Sebut Posisi Likuiditas Sangat Kuat Dengan LDR Di Bawah 95%

REGIONAL.ID, Jakarta-PT  Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menyebut perseroan mencatatkan posisi likuiditas terkuat ditopang pertumbuhan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *