Home / Ekonomi & Bisnis / Prodia Gerus Obesitas dengan Fat Loss Panel
Suasana peluncuran program Prodia Fat Loss Panel di Burgreens Eatery, Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan kemarin (17/10. Foto : Istimewa.

Prodia Gerus Obesitas dengan Fat Loss Panel

Dalam upaya mendukung fokus Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengurangi penderita obesitas, Prodia meluncurkan pemeriksaan kesehatan berupa program pengendalian obesitas, yaitu Fat Loss Panel. Peluncuran produk ini secara resmi dilakukan oleh Direktur Business&Marketing Prodia Indriyanti Rafi Sukmawati dan AVP Business & Marketing – Referral Lab Services Lies Gantini di Burgreens Eatery, Dharmawangsa, Jakarta Selatan kemarin (17/10).

Suasana peluncuran program Prodia Fat Loss Panel di Burgreens Eatery, Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan kemarin (17/10). Foto : Istimewa.

Obesitas sendiri hingga kini masih menjadi penyakit yang populer di tengah masyarakat. Sebuah penelitian menunjukkan hampir 22 persen masyarakat dunia diprediksi mengalami obesitas pada 2045. Dikatakan lagi bahwa 1 dari 8 orang akan mengalami diabetes tipe-2. Sebuah riset dari New England Journal of Medicine memperkirakan 10 persen dari populasi di dunia saat ini mengalami obesitas. Riset ini menunjukkan tingkat obesitas meningkat dua kali lipat di 73 negara.

Menjawab hal ini, Prodia meluncurkan program pemeriksaan Fat Loss Panel. Program tersebut merupakan paket pemeriksaan kesehatan yang diperuntukkan bagi penyandang obesitas yang ingin tetap sehat dan terhindar dari risiko terburuk akibat obesitas. Fat Loss Panel terdiri dari beberapa pemeriksaan yang dapat melihat kondisi kesehatan para penyandang obesitas yang nantinya akan melakukan program pemantauan dan konsultasi yang didampingi oleh dokter spesialis gizi dan spesialis kedokteran oleh raga dari Prodia Health Care.

Lengkapnya, Fat Loss Panel terdiri dari pemeriksaan hormon, HbA1c, profil lemak, vitamin D25-hydroxy, hs-CRP, GPT, kratinin, urine rutin, tensi lingkar pinggang, BMI, EKG & treadmill, konsultasi dokter gizi dan konsultasi dokter kesehatan olahraga. Pemeriksaan ini dapat dilakukan oleh pria dan wanita. Pemeriksaan ini dapat dilakukan di Prodia Health Care Kramat dan Bintaro.

Direktur Business & Marketing Prodia Indriyanti Rafi Sukmawati menerangkan Fat Loss Panel dikhususkan untuk para penyandang obesitas yang ingin mengembalikan berat badan menjadi normal. Penurunan berat badan melalui program ini menitikberatkan kepada penurunan kadar lemak jahat di dalam tubuh, sehingga sangat berbeda dengan program penurunan berat badan lain. Dengan mengikuti program Fat Loss Panel pasien akan terus didampingi oleh dokter spesialis gizi dan dokter spesialis kesehatan olahraga. “Program ini akan personalized sifatnya. Karena setiap orang akan diatur masing-masing untuk pola makan dan pola olahraganya. Tidak hanya berat badan yang berkurang tetapi kita menjaga agar pasien tetap dalam kondisi prima.” Jelas Indriyani.

Dalam rangka memperkenalkan Fat Loss Panel, Prodia menyelenggarakan event Prodia Fat Loss Challenge. Melalui proses seleksi Prodia telah mendapatkan 5 finalis dari 183 peserta yang mendaftar untuk melakukan program pemantauan hingga Desember 2018 mendatang. “Kami berharap adanya pemeriksaan ini, benar-benar dapat membantu pemerintah dalam memerangi obesitas, sehingga tidak ada peningkatan jumlah penyandang obesitas kedepannya,” tutup Indriyanti penuh harap.
Eddy Dwinanto Iskandar

About admin

Check Also

The New Normal Transaksi Property, IPEX Virtual BTN Sedot Lebih dari 2 Juta Pengunjung

REGIONAL.ID, Jakarta-Indonesia Property Expo Virtual 4D perdana yang diselenggarakan oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *