Home / Ragam / Baru Dibuka, Fakultas Teknik ITL Trisakti Langsung Over Target
N.M Teweng, Dekan Fakultas Teknik Transportasi ITL Trisakti

Baru Dibuka, Fakultas Teknik ITL Trisakti Langsung Over Target

Sebuah fakultas yang baru dibuka biasanya membutuhkan waktu untuk mencapai jumlah mahasiswa yang ditargetkan. Namun tidak demikian halnya dengan Fakultas Teknik Transportasi dan Logistik ITL Trisakti. Baru mendapat izin resmi perkuliahan pada 1 September 2018 setelah mengajukan izin ke Dikti pada 7 Februari 2018, namun Fakultas Teknik Transportasi dan Logistik ITL Trisakti sudah kelebihan mahasiswa hingga 150% dari target.

 

N.M Teweng, Dekan Fakultas Teknik Transportasi ITL Trisakti

 

NM Teweng, Dekan Fakultas Teknik Transportasi dan Logistik ITL Trisakti mengaku bersyukur atas prestasi yang diraih fakultasnya tersebut. “Kami bersyukur dapat over target. Tentunya hal ini tak lepas dari nama besar Trisakti yang kami sandang,” ujar NM Teweng semringah kepada Regional.id di kampusnya di Jl. IPN Kebon Nanas No.2, Jatinegara, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Total terdapat tiga program studi di Fakultas Teknik ITL Trisakti, yakni Prodi Kelautan Administrasi Pelabuhan, Prodi Lingkungan dan Infrastruktur dengan Kekhasan Kereta Api, Prodi Kedirgantaraan dengan Kekhasan Bandar Udara. Tiga prodi ini masing-masing ditargetkan meraih 40 mahasiswa saja di tahun pertama beroperasi, atau totalnya 120 mahasiwa. Tapi ternyata jumlah mahasiswanya kini tembus 184 orang alias over target 150% .

Teweng mengakui pihaknya mengandalkan promosi melalui captive market ITL Trisakti yakni para keluarga mahasiswa yang tengah kuliah, jaringan alumni, dan lembaga pemerintah maupun swasta yang bekerja sama dengan ITL Trisakti. “Sekolah-sekolah unggulan di Jakarta seperti SMA Gonzaga di Jakarta Selatan pun pernah meminta kami presentasi. Artinya nama besar Trisakti diakui di sekolah unggulan,” jelas Teweng semringah.

Lebih lanjut Teweng mengungkapkan keunggulan fakultasnya dari sisi keilmuan. Menurut Teweng fakultasnya mengemban 5 unsur penting. “Karena fakultas teknik yang kami emban itu adalah mempunyai learning outcome menjadi lulusan yang menguasai perencanaan airport, kemudian menguasai expert dalam operation and maintenance bandara. Untuk menjadi ahli memiliki 5 kompetensi inti pertama planning, kedua adalah desain bandara, ketiga konstruksi, dan keempat operasi, dan maintenance engineering, kelima entrepereneurship. ITL Kelebihannya di sini entrepreneur,” jelas Teweng.

Rektorat ITL Trisakti  pun dipandang Teweng sangat mendukung pendirian fakultas teknik. Buktinya saat ini sedang dibangun gedung 5 lantai yang akan memuat 6 unit laboratorium yang akan dipakai oleh fakultas teknik yakni lab. tes beton, lab tes aspal, lab tes hidrolika dan sebagainya. “Saya pimpro pembangunan gedungnya. Target penyelesaiannya 31 Juni 2019. Jadi kami genjot habis-habisan saat ini,” ujar Teweng.

Tenaga ahli laboratorium pun tengah persiapan untuk dikirim ke ITS Surabaya agar dapat menggawangi keenam lab tersebut. “Kemarin kami sudah kerja sama dengan perusahaan khusus peralatan lab. milik ITB di Bandung. Termasuk nanti kita akan mensertifikasi lab kita sehingga bisa bekerja sama atau menerima order dari luar,” jelas Teweng optimistis.

Eddy Dwinanto Iskandar

About admin

Check Also

Waves Token Resmi Diperdagangkan di Tokocrypto

Tokocrypto, pedagang aset kripto teregulasi di Indonesia resmi memperdagangkan token Waves (WAVES).  “Kami menyadari bahwa ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *