Home / Ragam / Keren, Kampus Ini Modali Mahasiswanya Jadi Pengusaha
Pembicara dan Panitia Seminar ASIC berfoto di sela-sela acara (25/4).

Keren, Kampus Ini Modali Mahasiswanya Jadi Pengusaha

Paradigma lulus kuliah mencari kerja coba ditanggalkan oleh kampus Akademi Pariwisata Indonesia(AKPINDO) dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata International (STEIN) yang beralamat di Jl. Raya Kalimalang, Jakarta Timur. Kedua kampus itu bahkan mendorong mahasiswanya menjadi pengusaha melalui inkubator bisnis yang mereka besut bertajuk ASIC (AKPINDO STEIN Incubation Center For Food Business). ASIC merupakan pusat inkubasi yang berada di kampus AKPINDO dan STEIN.

Pendirian ASIC ditujukan sebagai wadah bagi mahasiswa AKPINDO dan STEIN dalam mengembangkan bisnis dan masuk ke dunia Startup khususnya terkait bisnis makanan. “Bisnis makanan menjadi focus kami karena salah satu kompetensi yang dimiliki mahasiswa AKPINDO dan STEIN salah satunya adalah produksi dan pengembangan inovasi pada bagaimana memproduksi dan mengembangkan inovasi pada produk makanan,'” ujar P. Silitonga Chairman AKPINDO-STEIN kepada Regional.id di kampusnya pagi ini (25/4).

P. Silitonga, Chairman AKPINDO-STEIN

Adapun dalam upaya memperkenalkan Startup kepada mahasiswa, ASIC bekerja sama dengan IFRA (International Franchise, License and & Business Concept Expo and & Conference) menyelenggarakan seminar dengan tema “CONNECT YOUR BUSINESS TO THE GLOBAL FRANCHISE MARKET” dengan mengundang narasumber Pietra Sarosa, RFA, MSM (Komisaris Bidang Sertifikat & Akreditasi Asosiasi Franchise Indonesia).

Silitonga melanjutkan, pengambilan tema Startup dalam seminar ini merupakan bentuk dukungan AKPINDO dan STEIN terhadap program pemerintah khususnya Menristekdikti yang berupaya mendorong setiap perguruan tinggi untuk memiliki inkubasi bisnis. Upaya tersebut tentunya untuk meningkatkan kualitas para lulusan. Dalam menghadapi era disrupsi teknologi, tuntutan perguruan tinggi akan semakin besar. Tidak lagi hanya menghasilkan lulusan yang menguasai kompetensi konvensional, tapi harus bisa beradaptasi dengan perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelegence) dan bisnis startup sekaligus membuka peluang penciptaan lapangan kerja baru. ” Karena itu perguruan tinggi harus mampu membuka diri pada era baru, terutama dalam menyesuaikan kurikulum agar merujuk pada perkembangan zaman. Industri 4.0 diantisipasi dengan melakukan praktek bisnis sejak mahasiswa duduk di bangku kuliah. Jepang memiliki Society 5.0. Kiranya Indonesia menerapkan Industri Gotong Royong 5.0,” jelas Silitonga.

Kegiatan seminar ini sendiri diselenggarakan di Kampus B AKPINDO STEIN Jl. Raya Kalimalang no. 2A Jakarta Timur pada pagi ini. “Penyelenggaraan ini tidak terlepas dari peran serta dan kontribusi dari Yayasan Lembaga Bina Pendidikan Pariwisata (YLBPP) yang dipimpin oleh Dr. Parlagutan Silitonga sekaligus ketua ASIC. Dalam kegiatan ini, dihadiri oleh 100 mahasiwa AKPINDO STEIN yang telah memiliki bisnis dan ingin mengembangkannya,” ujar Meylani Tuti, Manajer ASIC.

Pembicara dan Panitia Seminar ASIC berfoto di sela-sela acara (25/4).

Silitonga lebih lanjut memaparkan sudah terdapat 20 kelompok mahasiswa yang mendaftar di ASIC. Jika mereka lolos seleksi maka mereka akan mendapatkan bimbingan teknis, operasional, pemasaran hingga keuangan selama setahun. ” Kita bimbing mereka sampai jadi termasuk mengurus izin BPPOM dan sertifikat Halal. Juga kita beri bantuan modal bahan baku dan fasilitas produksi gratis di samping kampus. Kita akan bimbing mereka sampai sukses. Karena kami ingin menciptakan entrepreneur baru dari kampus ini,” tegas Silitonga.

 

Pietra Sarosa, Komisaris Bidang Sertifikat & Akreditasi Asosiasi Franchise Indonesia.

Adapun Pietra Sarosa mengungkapkan agar para mahasiswa semangat membesarkan bisnisnya maka harus mencari bisnis yang mereka sukai sepenuh hati. Dengan begitu mereka akan memprioritaskan pengembangan bisnisnya di sela waktu kuliah. “Jangan lupa konsep produk harus jelas dan promosi harus unik sejak awal. Agar produknya langsung booming dan mendapat tempat di pasar,” ungkap Pietra.

Eddy Dwinanto Iskandar

About admin

Check Also

Pemimpin Harus Usung Sikap Ini di Masa Krisis

Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini adalah sebuah krisis yang tak pernah disangka-sangka oleh mayoritas ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *